Apa sih, Teh Oolong ?

Dalam bahasa China, oolong berarti "naga hitam atau ular hitam". Bermacam-macam legenda menjelaskan asal nama ini. Sebuah legenda menceritakan tentang asal-usul teh Oolong. Munculnya seekor naga hitam membuat seorang pemilik kebun teh pergi meninggalkan teh yang sedang dijemurnya.

Beberapa hari kemudian, dia pun kembali ke tempat dia menjemur tehnya. Dan kaget mendapati daun-daun teh telah teroksidasi oleh matahari dan memberikan hasil seduhan yang enak.
Nama teh Oolong baru-baru ini mulai dikenal oleh masyarakat. Secara fisik, penampilan kering dari teh oolong ini berupa bulatan kecil saja. Namun ketika diseduh, bulatan kecil tersebut akan mengembang menjadi beberapa helai daun. Teh ini berbeda dari teh hijau yang polifenolnya masih utuh maupun teh hitam yang polifenolnya sudah berubah menjadi zat lain. Teh oolong berada diantara kedua teh tersebut ( teh hijau dan teh hitam), sehingga mempunyai kandungan antioksidan yang lebih lengkap. Juga proses semi fermentasi atau oksidasi setengah teh inilah yang membuat citarasa teh ini lebih kaya.
Seduhlah beberapa butir teh Oolong menjadi secangkir teh dan temukan keunikan aromanya, rasanya yang lembut akan meninggalkan rasa manis di lidah dan warna keemasan teh nya.

Penting juga diketahui teh ini pun memiliki manfaat untuk kesehatan, ini sudah diketahui sejak dulu kala ketika Lu Yu seorang China yang menulis buku tentang teh pertamanya pada abad ketujuh silam. Ia mungkin tak menyangka dikemudian hari berdasarkan explorasi dan penelitian ada manfaat yang lebih banyak lagi. Ini dia:

1.Menguatkan gigi
Secara periodik bagus untuk merawat gigi karena mengandung fluoride yang diketahui baik untuk memperkuat gigi dan mencegah gigi berlubang karena rapuh.
2.Meluruhkan lemak
Anti oksidan teh ini bernama polifenol. Saat kita mengonsumsi lemak berlebihan, antioksidan ini berfungsi memisahkan lemak dan enzim. Sehingga minum teh ini secara rutin akan mengalami pembakaran kalori lebih cepat, jadi bisa membantu menurunkan berat badan juga.
3.Baik untuk lambung
Juga mengandung antioksidan L-theanine sebagai proteksi pada dinding lambung antioksidan ini juga memperkecil kemungkinan terjadinya kembung akibat kelebihan produksi asam lambung

4.Membantu bakar kalori
Tiap satu cangkir (kondisi 150ml) teh ini, bisa membakar 25 hingga 30 kalori dan setiap 240ml bisa mencapai 40 kalori yang dibakar. Jika dibandingkan, ini setara dengan pembakaran energi melalui jogging selama 10 menit. (untuk orang dengan rata-rata berat badan 45 kg)
5.Cukup baik bagi penderita dibabetes
Penelitian yang dilakukan di Jepang, Taiwan dan Amerika menunjukan bahwa konsumsi teh oolong secara teratur dapat menurunkan tingkat plasma glukosa pasien diabetes tipe 2.
6.Meningkatkan konsentrasi
Teh ini mengandung sedikit kafein, dimana dalam jumlah kecil atau sedang kafein akan menstimulasi fungsi sistem syaraf. Membuat kita jadi lebih terjaga, fokus dan mudah konsentrasi.
7.Menyehatkan kulit
Minum secara rutin dapat membantu melindungi kulit dari buruk sinar UV. Dan teh ini berguna untuk menyeimbangkan kadar minyak pada kulit.

Walau memiliki banyak manfaat, tetap disarankan untuk minum teh ini tidak lebih dari tiga cangkir (setara 500ml) sehari dan imbangi juga dengan minum air putih agar stabilitas cairan tubuh terjaga.
*what'up mag/editor

0 komentar:

Post a Comment